Pada kuartal September 2025, Selandia Baru mengalami peningkatan 0,6% dalam harga output produsen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, mempertahankan tingkat pertumbuhan yang sama seperti sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh pergerakan sektor yang luas, dengan kontribusi signifikan dari peternakan domba, sapi potong, dan pertanian biji-bijian, yang meningkat sebesar 10,3%. Selain itu, sektor manufaktur yang mencakup buah-buahan, minyak, sereal, dan produk makanan lainnya meningkat sebesar 5,7%. Sebaliknya, sektor pasokan listrik dan gas mengalami penurunan sebesar 11,5%.