India telah memulai penyelidikan anti-dumping terkait impor Benang Tekstur Poliester (PTY) dari China. Tindakan ini menyusul petisi yang diajukan oleh Reliance Industries Limited dan Wellknown Polyester Limited, seperti yang diungkapkan oleh Direktorat Jenderal Pemulihan Perdagangan (DGTR) pada hari Kamis, menurut Economic Times. Para pemohon mengklaim bahwa impor PTY dari China telah menyebabkan kerugian signifikan pada industri domestik India. Filatex India Limited, Madelin Enterprises Private Limited, Garden Silk Mills Limited, Indorama Synthetics Limited, dan Sanathan Textiles Ltd mendukung aplikasi ini. DGTR menyatakan bahwa ada cukup bukti awal yang menunjukkan bahwa produk China yang didumping mempengaruhi pasar India. Penyelidikan ini akan mencakup periode dari 1 April 2024 hingga 30 Juni 2025.