Cadangan devisa neto Turki kembali mencatat angka penurunan signifikan berdasarkan data terbaru yang diperbarui pada 27 November 2025. Posisi terbaru cadangan devisa ini menunjukkan penurunan sebesar 2,8% dari 72,17% menjadi 69,37%. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran mengenai stabilitas ekonomi dan daya tahan keuangan Turki di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Penurunan cadangan devisa ini bisa jadi dipengaruhi oleh tingginya kebutuhan impor dan tekanan kenaikan suku bunga global yang turut memicu penurunan nilai tukar lira dan semakin membebani cadangan devisa negara tersebut. Perekonomian Turki, yang tengah berusaha melakukan berbagai reformasi untuk memperkuat fondasi ekonominya, kini harus bersiasat menghadapi tantangan baru ini.
Langkah-langkah kebijakan moneter dan fiskal yang tepat menjadi kunci bagi pemerintah Turki untuk menjaga stabilitas ekonomi di saat cadangan devisa menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kesehatan ekonomi nasional. Kemampuan Turki untuk mempertahankan cadangan devisanya akan menjadi sorotan pasar internasional dalam beberapa waktu ke depan.