BSE Sensex di India mengalami sedikit kenaikan, berakhir pada rekor tertinggi 85.720,4 pada hari Kamis. Kenaikan ini didorong oleh optimisme seputar potensi pemotongan suku bunga di Amerika Serikat dan India bulan depan, serta harapan untuk kesepakatan perdagangan yang segera dengan AS. Faktor-faktor yang berkontribusi pada sentimen positif ini termasuk inflasi yang menurun, perkiraan pertumbuhan yang kuat, dan pernyataan terbaru dari Gubernur Reserve Bank of India, yang mendukung ekspektasi untuk pemotongan suku bunga tambahan di India. Selain itu, keputusan Dana Moneter Internasional untuk mengklasifikasikan ulang nilai tukar rupee dari 'floating' menjadi 'crawl-like'—yang disebabkan oleh intervensi bank sentral yang berkurang—lebih lanjut menunjukkan stabilitas dan prediktabilitas pasar yang meningkat. Dalam lingkungan pasar yang optimis ini, Bajaj Finance mengalami kenaikan sebesar 2,6%, ICICI Bank naik 1,4%, Hindustan Unilever meningkat 1,2%, Bajaj Finserv naik 1,1%, sementara HCL Tech dan ITC masing-masing naik 0,8%. Sebaliknya, perusahaan seperti Eternal, Maruti Suzuki, Ultratech, SBI, dan Tata Steel mencatat penurunan signifikan, dengan penurunan masing-masing sebesar 1,6%, 1,4%, 1,2%, 1,1%, dan 0,9%.