Pada hari Selasa, Indeks Nikkei 225 mengalami penurunan sebesar 0,3%, menetap di sekitar 50.450, sementara Indeks Topix yang lebih luas turun 0,1% menjadi 3.380. Penurunan ini membalikkan keuntungan dari sesi sebelumnya dan mencerminkan kerugian semalam di Wall Street, yang dipicu oleh kekhawatiran atas kemungkinan "hawkish cut" oleh Federal Reserve AS. Sentimen semakin tertekan oleh kenaikan imbal hasil obligasi global, dengan imbal hasil Treasury AS 10 tahun mendekati level tertinggi tiga bulan dan imbal hasil 10 tahun Jepang mencapai level tertinggi baru dalam 18 tahun. Saham-saham utama yang mengalami penurunan signifikan termasuk SoftBank Group, yang turun 0,5%; Fujikura dan Jioxia Holdings, keduanya turun 2,6%; Advantest, turun 0,3%; dan Nintendo, yang turun 2%. Investor juga menantikan komentar dari Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda, yang dijadwalkan berbicara di sebuah acara di London pada hari itu, untuk mendapatkan wawasan tentang arah kebijakan di masa depan. Secara terpisah, pantai timur laut Jepang diguncang oleh gempa berkekuatan 7,6 pada hari itu.