Pada kuartal keempat tahun 2025, Indeks Survei Bisnis Jepang untuk produsen besar meningkat menjadi 4,7%, naik dari 3,8% pada kuartal sebelumnya, menandai pembacaan tertinggi tahun ini. Hasil ini melampaui perkiraan sebesar 4,1%, menyoroti ketahanan berkelanjutan sektor ini meskipun ada tantangan seperti ketegangan perdagangan, ketidakpastian pertumbuhan, dan meningkatnya risiko fiskal. Perusahaan juga bersiap untuk kemungkinan kenaikan suku bunga dari Bank of Japan, dengan ekspektasi pasar cenderung pada peningkatan di bulan Desember, diikuti oleh dua hingga tiga kenaikan tambahan pada tahun 2026. Indikator ke depan menunjukkan penurunan optimisme, dengan sentimen manufaktur diperkirakan menurun menjadi 1,1% pada kuartal pertama dan 1,3% pada kuartal kedua tahun 2026. Indeks ini, yang berasal dari survei produsen besar, tetap menjadi indikator penting bagi ekonomi Jepang, di mana produksi industri adalah pendorong utama.