Yuan offshore stabil di sekitar 7,06 per dolar, mencapai level terkuatnya dalam lebih dari setahun, terutama karena melemahnya dolar AS secara luas. Penurunan dolar ini terjadi setelah keputusan Federal Reserve untuk menerapkan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin, dengan Ketua Jerome Powell mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut tidak akan dilakukan. Secara bersamaan, Bank Rakyat China menetapkan titik tengah harian di 7,0686 per dolar, menandai sikap terkuatnya sejak Oktober 2024, meskipun 161 pips lebih lemah dari perkiraan Reuters. Sejak akhir April, bank sentral secara konsisten memperkuat panduan resminya, menunjukkan keterbukaan yang hati-hati terhadap kemungkinan mata uang yang lebih kuat. Akibatnya, yuan telah menguat sebesar 3,4% sejauh tahun ini dan berada di jalur untuk kinerja tahunan terkuatnya sejak 2020. Fokus sekarang beralih ke Konferensi Kerja Ekonomi Pusat yang akan datang, di mana para pembuat kebijakan China diharapkan menetapkan target pertumbuhan untuk tahun mendatang dan merumuskan tujuan penting untuk membentuk cetak biru ekonomi China 2026.