Pada bulan Desember 2025, Turki mengambil langkah mengejutkan dengan memangkas suku bunga pinjaman semalam dari 38,00% yang telah bertahan sejak Oktober 2025, menjadi 36,50%. Langkah ini menandai usaha untuk melonggarkan kebijakan moneter di tengah tantangan ekonomi yang tengah dihadapi negara tersebut.
Penurunan suku bunga ini berdasarkan laporan yang diperbarui pada 11 Desember 2025. Meskipun demikian, suku bunga pinjaman yang masih tinggi ini menunjukkan bahwa otoritas moneter Turki mungkin sedang berusaha keras menyeimbangkan antara mendukung pertumbuhan ekonomi dan mengontrol inflasi.
Keputusan ini tentunya akan berdampak pada berbagai sektor dalam perekonomian Turki dan akan diawasi ketat oleh pelaku pasar dan analis ekonomi global untuk melihat bagaimana kebijakan ini akan mempengaruhi stabilitas ekonomi negara dalam beberapa bulan mendatang.