Pada 25 Desember 2025, Bank Sentral Mesir membuat langkah strategis dengan menurunkan suku bunga acuan dari 21% menjadi 20%. Keputusan ini menandai penurunan pertama kalinya sepanjang tahun ini, yang merupakan usaha untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan meringankan beban kredit bagi pelaku bisnis dan konsumen di Mesir.
Penurunan suku bunga ini merupakan respon terhadap kebutuhan penyeimbangan kondisi ekonomi di tengah tekanan inflasi yang sempat mendorong bank sentral untuk mempertahankan suku bunga di level yang tinggi selama hampir satu tahun. Dengan langkah terbaru ini, diharapkan bisa memberikan stimulus bagi aktivitas ekonomi dalam negeri yang lebih dinamis di penghujung tahun.
Pengumuman ini mendapat sorotan tajam dari pelaku pasar yang melihatnya sebagai langkah positif untuk mendukung pemulihan ekonomi yang lebih solid di negeri Piramida tersebut. Meski demikian, pengamat juga memperingatkan agar kebijakan ini dibarengi dengan pemantauan inflasi yang ketat guna mencegah dampak negatif yang tidak diinginkan terhadap perekonomian ke depan.