Pada penutupan tahun 2025, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) Amerika Serikat merilis data terbaru mengenai posisi spekulatif bersih gas alam. Data yang dirilis pada tanggal 31 Desember 2025 menunjukkan penurunan signifikan, dengan indikator mencapai -156.3K dibandingkan dengan posisi sebelumnya yang berada di -128.0K.
Penurunan ini mencerminkan peningkatan sentimen bearish di kalangan spekulan terhadap pasar gas alam di AS. Perubahan posisi spekulatif ini bisa memberikan dampak pada harga gas alam, mengingat perubahan persepsi spekulan sering kali mempengaruhi pergerakan pasar jangka pendek.
Tren negatif ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk fluktuasi permintaan, perubahan cuaca, atau pergeseran dalam kebijakan energi yang mempengaruhi pasokan gas alam. Para pelaku pasar dan analis akan terus memantau evolusi posisi spekulatif ini untuk mengantisipasi pergerakan pasar selanjutnya di tahun 2026.