Franc Swiss sedikit melemah ke sekitar 0,795 per USD, tetap mendekati level yang belum terlihat sejak 2011. Pergerakan ini dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik setelah operasi AS yang mengakibatkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada akhir pekan. Lanskap ekonomi global tetap tidak pasti akibat kebijakan perdagangan dari pemerintahan Trump, ditambah dengan perkiraan pemotongan suku bunga lebih lanjut, yang meningkatkan permintaan untuk aset safe-haven. Para pelaku pasar kini mengalihkan perhatian mereka ke laporan inflasi domestik yang akan datang, yang dijadwalkan rilis pada 8 Januari, untuk mendapatkan wawasan tentang arah kebijakan Swiss National Bank (SNB). Perkiraan menunjukkan penurunan 0,1% dari bulan ke bulan dalam Indeks Harga Konsumen (CPI), dengan hanya peningkatan 0,1% dari tahun ke tahun yang diantisipasi untuk Desember. Pada bulan Desember, SNB mempertahankan suku bunga tetap di 0% sebagai respons terhadap tekanan deflasi yang ada, dengan sebagian besar analis memprediksi tidak ada perubahan suku bunga hingga 2026. Secara bersamaan, survei Indeks Manajer Pembelian (PMI) baru mengungkapkan kontraksi aktivitas manufaktur Swiss yang lebih tajam dari perkiraan, yang merosot ke level terendah dalam tujuh bulan pada bulan Desember.