Futures paladium telah naik melewati $1,720 per ons, mendekati puncak satu minggu, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Venezuela. Penangkapan terbaru Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya oleh AS telah memperburuk ketidakstabilan politik, sehingga mendorong investor menuju tempat aman logam mulia. Perlu dicatat, lebih dari 80% permintaan paladium berasal dari penggunaannya dalam konverter katalitik untuk mesin bensin. Pelonggaran baru-baru ini oleh Uni Eropa terhadap larangan mesin pembakaran internal yang diusulkan untuk tahun 2035—meskipun tetap mempertahankan peraturan emisi yang ketat—kemungkinan akan mempertahankan permintaan industri yang stabil. Secara paralel, pengenalan futures paladium oleh China telah menyediakan mekanisme lindung nilai domestik dan meningkatkan likuiditas pasar. Di sisi pasokan, World Platinum Investment Council (WPIC) memperkirakan pelonggaran dalam kendala pasar pada tahun 2026, yang dapat melihat transisi dari defisit ke surplus, meskipun tingkat daur ulang dan permintaan otomotif tetap menjadi faktor penting. Selain itu, Amerika Serikat telah mengklasifikasikan Logam Kelompok Platinum (PGMs) sebagai mineral kritis, dan investor saat ini menunggu kejelasan tentang kebijakan tarif AS, yang diantisipasi pada bulan Januari.