Pasar properti Amerika Serikat kembali diuji dengan kenaikan tipis suku bunga hipotek 30 tahun yang dirilis oleh Mortgage Bankers Association (MBA). Data terbaru yang diperbarui pada 7 Januari 2026 menunjukkan bahwa suku bunga ini meningkat dari 6,31% menjadi 6,32%. Meskipun kenaikan sebesar 0,01% ini terlihat kecil, tetapi tetap saja dapat mempengaruhi sentimen pasar dan daya beli konsumen.
Kenaikan suku bunga ini mencerminkan ketidakpastian di pasar hipotek yang seringkali dipengaruhi oleh pergerakan suku bunga acuan dari Federal Reserve serta sentimen ekonomi secara keseluruhan. Bagi para calon pembeli rumah, meningkatnya suku bunga ini dapat berpotensi meningkatkan biaya pinjaman dan mengurangi nilai rumah yang mereka mampu beli.
Dalam jangka panjang, meskipun lonjakan ini tampak minimal, hal itu dapat berdampak pada dinamika pasar properti. Penjual mungkin akan melihat pengurangan permintaan, sementara pembeli harus lebih berhati-hati dalam menyusun anggaran mereka untuk pembelian rumah. Dengan perubahan kecil dalam suku bunga yang mempengaruhi biaya cicilan bulanan, para pihak yang terlibat di pasar properti harus selalu siap menghadapi fluktuasi suku bunga di masa depan.