Indeks dolar tetap stabil di sekitar 98,7 pada hari Kamis setelah mengalami kenaikan selama dua hari, karena investor mengevaluasi serangkaian data ekonomi AS yang beragam dan mempertimbangkan kembali tindakan kebijakan masa depan Federal Reserve. Pada bulan November, lowongan pekerjaan menurun lebih dari yang diperkirakan, menunjukkan permintaan tenaga kerja yang menurun, sementara pertumbuhan penggajian swasta pada bulan Desember tidak memenuhi harapan. Sebaliknya, data ISM menunjukkan peningkatan tak terduga dalam aktivitas sektor jasa untuk bulan sebelumnya. Perhatian kini beralih ke klaim pengangguran mingguan yang akan datang pada hari Kamis dan laporan ketenagakerjaan Desember pada hari Jumat, yang diharapkan memberikan wawasan lebih lanjut tentang kondisi pasar tenaga kerja. Saat ini, pasar memperhitungkan hampir 90% kemungkinan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan berikutnya, meskipun beberapa pemotongan suku bunga diantisipasi oleh para pedagang di akhir tahun. Dolar mengalami penguatan yang meluas, terutama terhadap euro, karena indikasi inflasi yang menurun di Eropa memberikan tekanan pada mata uang tunggal tersebut.