Pada bulan Desember 2025, Amerika Serikat mencatat penurunan dalam jam kerja rata-rata mingguan, menurut data terbaru yang diperbarui pada 9 Januari 2026. Dengan indikator yang turun dari 34,3 jam di bulan November 2025 menjadi 34,2 jam di bulan berikutnya, tren ini menunjukkan potensi perubahan dalam dinamika kerja di negara tersebut.
Jam kerja rata-rata mingguan adalah salah satu indikator penting yang menggambarkan kesehatan ekonomi serta aktivitas pasar tenaga kerja. Penurunan kecil dari 34,3 ke 34,2 jam ini dapat mencerminkan sejumlah faktor, termasuk perubahan kebijakan perusahaan, tren dalam penerapan teknologi, atau bahkan reaksi bisnis terhadap kondisi ekonomi global yang lebih luas.
Para ahli ekonomi dan pelaku bisnis kini memantau perkembangan ini secara seksama untuk menentukan apakah tren penurunan ini akan berlanjut dan bagaimana hal tersebut akan mempengaruhi produktivitas serta pertumbuhan ekonomi negara. Dengan situasi ekonomi dan pasar kerja yang senantiasa berubah, penting bagi semua pihak terkait untuk terus memantau indikator ini di bulan-bulan mendatang.