Futures bensin di New York Harbor telah naik menjadi sekitar $1,80 per galon, pulih dari titik terendah hampir lima tahun sebesar $1,70 per galon yang tercatat pada 6 Januari. Perubahan ini terjadi saat pasar menilai potensi dampak dari peningkatan ekspor minyak mentah Venezuela terhadap kapasitas kilang AS. Meskipun ada peluang, banyak eksekutif energi menunjukkan keengganan untuk mengejar kontrak dengan Venezuela karena kekhawatiran tentang keberlanjutan dan ketidakstabilan politik operasinya di bawah rezim saat ini, terutama ketika harga bahan bakar sudah rendah. Kehati-hatian ini mengikuti pernyataan Presiden Trump yang menunjukkan bahwa AS telah mengamankan pengiriman minyak mentah Venezuela di masa depan. Kemungkinan impor ini telah meningkatkan prospek untuk kilang besar yang dilengkapi untuk memproses minyak mentah berat dari Karibia, yang berpotensi meningkatkan pasokan bahan bakar AS. Dalam perkembangan terkait, Chevron, satu-satunya perusahaan AS dengan lisensi operasional di Venezuela, mengumumkan bahwa mereka telah menyewa 11 kapal tanker untuk meningkatkan kapasitas ekspor bahan bakar ke Amerika Serikat.