Harga minyak mentah Brent naik sebesar 2,2% untuk ditutup pada $63,3 per barel pada hari Jumat, dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik dan kekhawatiran yang meningkat atas gangguan pasokan yang melibatkan Iran dan Venezuela. Ini menandai sesi kenaikan kedua berturut-turut, membantu Brent mencapai peningkatan 2,8% untuk minggu ini. Situasi di Iran memburuk seiring dengan meningkatnya protes, disertai dengan meningkatnya korban jiwa dan pemadaman internet secara nasional, memicu kekhawatiran akan kemungkinan gangguan dari salah satu produsen minyak utama dunia. Perkembangan ini mendorong kenaikan premi risiko, karena para pedagang mengantisipasi kenaikan harga lebih lanjut. Secara bersamaan, ketidakpastian menyelimuti pasokan Venezuela setelah tindakan Amerika Serikat untuk mengendalikan ekspor minyak negara tersebut, semakin mengganggu pasar. Risiko geopolitik tambahan, seperti potensi dampak dari konflik Rusia-Ukraina, juga turut berkontribusi dalam mendongkrak harga.