Harga minyak mentah Brent tetap stabil di sekitar $63,86 per barel pada hari Senin, karena pasar terus fokus pada perkembangan di Iran dan Venezuela, yang keduanya berkontribusi pada ketidakpastian pasokan yang sedang berlangsung. Ketegangan geopolitik di Iran membuat para pedagang tetap berhati-hati, dengan kekhawatiran bahwa setiap eskalasi lebih lanjut dapat berpotensi mengganggu ekspor regional. Sementara itu, situasi di Venezuela tetap tidak pasti, terutama dipengaruhi oleh perubahan kebijakan AS dan penerapan sanksi, yang menciptakan masa depan yang tidak jelas untuk ekspor minyak negara tersebut dan memperburuk kekhawatiran pasokan secara keseluruhan. Minggu lalu, harga minyak mengalami kenaikan moderat, dengan WTI naik sebesar 1–2%, diikuti oleh Brent, didorong oleh premi terkait risiko geopolitik. Namun, pergerakan naik ini dibatasi oleh tanda-tanda permintaan yang lemah dan tingkat persediaan yang substansial. Pasar minyak saat ini seimbang antara faktor-faktor yang dapat mendorong harga naik dan tantangan struktural seperti pertumbuhan permintaan yang lambat dan tingkat pasokan yang tinggi. Para pedagang dengan cermat mengamati indikator ekonomi, data persediaan, dan sinyal dari produsen untuk menentukan arah harga minyak dalam jangka pendek.