Pasokan uang M2 di Korea Selatan mengalami penurunan sebesar 0,3% pada November 2025, turun dari tingkat 7,10% yang tercatat pada bulan Oktober di tahun yang sama. Data terbaru yang diperbarui pada 14 Januari 2026 menunjukkan bahwa indikator ini telah mencapai tingkat 6,80%, menandakan penurunan dalam laju pertumbuhan pasokan uang negara tersebut.
Penurunan ini menunjukkan adanya perubahan dalam tingkat likuiditas di pasar keuangan Korea Selatan, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan kebijakan moneter. Perubahan dalam pasokan uang M2—yang mencakup uang kartal, simpanan tabungan, dan deposito berjangka—sering kali mencerminkan kebijakan bank sentral atau respons terhadap dinamika pasar.
Sementara itu, para ekonom dan pengamat pasar tetap mengamati pengaruh dari penurunan ini terhadap perekonomian secara keseluruhan, termasuk dampaknya terhadap inflasi, konsumsi, dan investasi di Korea Selatan. Momen ini bisa menjadi awal bagi perubahan kebijakan moneter yang mungkin diambil oleh otoritas keuangan untuk menstabilkan perekonomian negara di tengah ketidakpastian global.