Pada pembaruan terbaru yang dirilis pada 14 Januari 2026, Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA) mengumumkan penurunan signifikan dalam pengolahan kilang minyak mentah. Dalam perbandingan minggu-ke-minggu, pengolahan kilang tercatat berhenti pada angka 0,049 juta barel, mengalami penurunan sebanyak 0,013 juta barel dari indikator sebelumnya yang mencapai 0,062 juta barel.
Penurunan ini menunjukkan adanya dinamika terbaru dalam aktivitas kilang minyak AS yang awalnya stabil pada minggu sebelumnya. Dampak dari perubahan ini penting untuk diperhatikan, mengingat AS merupakan salah satu produsen minyak terbesar dunia yang berperan besar dalam penentuan harga minyak global.
Para analis memprediksi bahwa fluktuasi ini dapat dipicu oleh beberapa faktor termasuk permintaan musiman, pergeseran pasar, dan potensi gangguan operasional. Pelaku industri dan investor diharapkan terus memantau kondisi ini untuk menyesuaikan strategi serta mengambil keputusan yang tepat di pasar energi.