Futures minyak pemanas AS melonjak melewati $2,25 per galon pada hari Rabu, bangkit dari penurunan awal Januari dan mencapai level tertinggi dalam satu bulan. Pergerakan ini didorong oleh kenaikan harga minyak mentah di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan keseimbangan pasokan minyak mentah AS yang lebih ketat. Kekhawatiran yang meningkat muncul dari kerusuhan di Iran dan ketidakpastian baru terkait pasokan minyak Venezuela, yang secara kolektif memperkuat pasar energi secara keseluruhan.
Dari perspektif pasokan, laporan terbaru dari Energy Information Administration (EIA) menunjukkan peningkatan 3,39 juta barel dalam persediaan minyak mentah AS. Distilat hanya mengalami sedikit pengurangan sekitar 29.000 barel, tidak memenuhi ekspektasi. Namun, persediaan minyak pemanas mengalami penurunan signifikan sekitar 745.000 barel, menandai penurunan mingguan paling substansial dalam beberapa bulan.
Pemulihan ini mencerminkan pasokan jangka pendek minyak pemanas yang terbatas dan peningkatan risiko geopolitik. Namun demikian, potensi kenaikan harga lebih lanjut terbatas karena pasokan keseluruhan minyak mentah dan distilat yang melimpah, ditambah dengan suhu yang lebih hangat dari biasanya di bagian timur AS yang terus menekan permintaan musiman.