Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris bertenor 10 tahun telah menurun menjadi sekitar 4,34%, menandai titik terendahnya sejak Desember 2024. Penurunan ini disebabkan oleh kombinasi dari penurunan tingkat inflasi dan meningkatnya kepercayaan terhadap keuangan publik negara tersebut, yang meningkatkan daya tarik obligasi ini. Statistik terbaru menunjukkan perlambatan inflasi di Inggris yang lebih cepat dari yang diperkirakan, dengan Indeks Harga Konsumen (CPI) turun menjadi 3,2% pada bulan November dari 3,6%. Perkembangan ini memperkuat ekspektasi akan kemungkinan penurunan suku bunga oleh Bank of England dari tingkat saat ini sebesar 3,75%. Meskipun inflasi masih di atas target 2% bank sentral, laju penurunannya telah meyakinkan para investor. Selain itu, kekhawatiran fiskal telah mereda karena pemerintah telah memperluas kelonggaran anggarannya dan menunjukkan jalur defisit yang lebih layak. Lebih lanjut, Debt Management Office menyesuaikan strateginya dengan mengeluarkan lebih sedikit obligasi jangka panjang dan meningkatkan penerbitan utang jangka pendek, sehingga mengurangi tekanan pada pasokan obligasi jangka panjang.