Pada November 2025, pengiriman uang tunai yang disalurkan melalui bank di Filipina mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 3,6%, mencapai USD 2,91 miliar, naik dari USD 2,81 miliar pada November sebelumnya. Peningkatan ini terlihat pada pekerja berbasis darat dan laut, dengan masing-masing kategori mengalami kenaikan sebesar 3,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Selama periode Januari hingga November, pengiriman uang tunai meningkat sebesar 3,2%, dengan total mencapai USD 32,11 miliar. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan aliran masuk dari Amerika Serikat, Singapura, dan Arab Saudi. AS mempertahankan posisinya sebagai sumber pengiriman uang terbesar, menyumbang 40% dari total, diikuti oleh Singapura sebesar 7,1%, Arab Saudi sebesar 6,4%, dan Jepang sebesar 5%. Dalam ranah pengiriman uang pribadi—yang mencakup transfer bank, saluran informal, dan transfer dalam bentuk barang—terjadi peningkatan sebesar 3,6%, membawa totalnya menjadi USD 3,23 miliar dari USD 3,12 miliar setahun sebelumnya. Untuk periode Januari hingga November, pengiriman uang pribadi kumulatif naik menjadi USD 35,73 miliar, meningkat 3,2% dari USD 34,61 miliar selama periode yang sama pada tahun 2024.