Rand Afrika Selatan diperdagangkan pada sekitar 16,4 per USD, menandai posisi terkuatnya sejak Agustus 2022. Tren naik ini dapat dikaitkan dengan kenaikan harga logam mulia dan indikator ekonomi domestik yang membaik. Pada tahun 2025, rand mengalami peningkatan tahunan yang mengesankan sebesar 14%, mewakili kenaikan paling signifikan sejak 2009. Hal ini didorong oleh melemahnya dolar, lonjakan harga emas, dan reformasi ekonomi yang berkelanjutan. Kesehatan fiskal negara, keselarasan kebijakan, dan target inflasi 3% dari South African Reserve Bank telah memperkuat ekspektasi pasar, sehingga meningkatkan kepercayaan investor dalam menjaga stabilitas harga. Secara bersamaan, pelaku pasar secara cermat memantau perkembangan geopolitik, otonomi Federal Reserve, dan potensi perpanjangan program preferensi perdagangan AS di bawah African Growth and Opportunity Act (AGOA).