Nigeria kini menghadapi tekanan ekonomi yang semakin meningkat dengan kenaikan indeks harga konsumen (CPI) yang mencapai 15,15% pada Desember 2025. Ini menandai kenaikan dari angka sebelumnya, yaitu 14,45% pada November 2025. Data terbaru ini diperbarui pada 15 Januari 2026 dan menunjukkan kenaikan inflasi Year-over-Year, membandingkan perubahan bulan Desember dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan inflasi ini mencerminkan tantangan ekonomi yang sedang dihadapi Nigeria, salah satunya adalah volatilitas dalam sektor ekonomi fundamental seperti bahan makanan dan bahan bakar. Perubahan ini berpotensi mempengaruhi daya beli masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di garis kemiskinan.
Pemerintah Nigeria dihadapkan pada tugas berat untuk menstabilkan ekonomi dan mengendalikan inflasi agar tidak mengganggu pemulihan ekonomi yang diharapkan. Otoritas moneter mungkin perlu mempertimbangkan langkah-langkah kebijakan yang lebih ketat untuk menjaga stabilitas harga dan mendukung masyarakat yang terdampak oleh kenaikan harga.