Pada tanggal 16 Januari 2026, Baker Hughes melaporkan bahwa jumlah rig minyak di Amerika Serikat mengalami sedikit peningkatan dari periode sebelumnya. Berdasarkan data terbaru, jumlah rig minyak saat ini tercatat telah mencapai 410 unit, naik satu unit dari angka sebelumnya yang berhenti di 409. Laporan ini dianggap penting oleh para analis dan pelaku pasar karena seringkali menjadi indikator awal bagi produksi minyak di masa mendatang.
Kenaikan ini, meskipun tipis, menunjukkan adanya sedikit peningkatan aktivitas pengeboran di tengah tantangan pasar energi global yang lebih luas. Para ahli akan mengawasi dengan saksama apakah tren kenaikan ini akan berlanjut di minggu-minggu mendatang, mengingat dinamika permintaan dan harga minyak yang terus berfluktuasi di pasar internasional. Dengan perubahan ini, pelaku ekonomi dan industri energi terus mengevaluasi implikasi terhadap pasokan dan potensi dampak terhadap harga minyak di pasar global.
Laporan Baker Hughes ini menjadi salah satu barometer penting bagi Amerika Serikat dalam memahami kapasitas produksi domestik serta sebagai referensi bagi pelaku industri energi global yang mencari sinyal lebih jelas tentang arah industri minyak yang sewaktu-waktu dapat berubah dinamis.