Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun turun menjadi 4,27% pada hari Rabu, setelah melonjak ke 4,31% pada sesi sebelumnya, menandai level tertingginya sejak Agustus. Perubahan ini terjadi seiring dengan penjualan obligasi global, yang awalnya dipicu oleh pergerakan di pasar Jepang, mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Hal ini didukung oleh menteri keuangan Jepang, yang menyerukan ketenangan di antara pelaku pasar, dan seorang pemimpin oposisi utama yang menuntut tindakan tegas terhadap fluktuasi pasar yang ekstrem. Bank of Japan juga melanjutkan kegiatan pembelian obligasinya yang telah direncanakan. Di Amerika Serikat, Menteri Keuangan Scott Bessent melaporkan diskusi dengan mitranya dari Jepang. Secara bersamaan, investor tetap waspada terhadap pembaruan ancaman tarif terhadap Eropa dan potensi peningkatan ketegangan perdagangan, terutama mengingat minat pemerintahan Trump yang dinyatakan untuk mengendalikan Greenland. Selain itu, pengamat pasar sangat menantikan kehadiran Presiden Trump di Forum Ekonomi Dunia di Davos, karena hal ini dapat memberikan wawasan tentang arah kebijakan di masa depan.