Imbal hasil obligasi pemerintah Australia bertenor 10 tahun telah meningkat menjadi sekitar 4,79%, mendekati puncak lebih dari dua tahun yang sebelumnya dicapai. Kenaikan ini mengikuti angka ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan yang memperkuat alasan untuk kebijakan moneter yang lebih ketat oleh Reserve Bank of Australia (RBA). Tingkat pengangguran turun ke level terendah tujuh bulan sebesar 4,1% pada bulan Desember, turun dari 4,3%, melampaui ekspektasi sebesar 4,4%. Angka ketenagakerjaan melonjak sebanyak 65.000, terutama dalam peran penuh waktu, jauh melebihi prediksi kenaikan 30.000. Kinerja pasar tenaga kerja yang kuat ini membuat pasar uang memperkirakan kemungkinan hampir 60% kenaikan suku bunga pada bulan Februari, dibandingkan dengan kurang dari sepertiga sebelum angka-angka ini dirilis. Investor kini fokus pada laporan inflasi bulan Desember yang akan dirilis minggu depan, yang berfungsi sebagai indikator penting bagi para pembuat kebijakan menjelang pertemuan kebijakan mendatang. Awal bulan ini, Deputi Gubernur RBA Andrew Hauser menyatakan bahwa inflasi tetap "terlalu tinggi" dan bahwa dewan tetap bersikap hati-hati dan sabar terhadap kebijakan.