Indeks Nikkei 225 mengalami kenaikan moderat sebesar 0,29%, ditutup pada 53.847, sementara Indeks Topix mencatat kenaikan sebesar 0,37%, berakhir di 3.613. Momentum kenaikan ini berlanjut dari sesi sebelumnya, setelah keputusan Bank of Japan untuk mempertahankan suku bunga kebijakannya di 0,75%, sebuah langkah yang telah diperkirakan oleh pelaku pasar. Bank sentral tersebut telah mengindikasikan bahwa mereka mungkin mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga jika ekonomi dan inflasi sejalan dengan perkiraan mereka. Selain itu, Gubernur Kazuo Ueda menyoroti kewaspadaan institusi dalam menilai dampak depresiasi yen terhadap tingkat inflasi. Sikap moneter ini berlangsung di tengah antisipasi Jepang terhadap pemilihan yang tidak terduga, yang mungkin mengarah pada peningkatan pengeluaran fiskal di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Sanae Takaichi. Di antara penggerak signifikan adalah Advantest, yang meningkat sebesar 3%, Nintendo sebesar 4,5%, JX Advanced sebesar 3,1%, Mitsubishi UFJ sebesar 0,6%, dan Toyota Motor sebesar 1,1%. Saham Jepang juga menikmati dorongan dari tren naik di Wall Street, yang dimotivasi oleh keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menarik kembali tarif yang diusulkan pada negara-negara Eropa, setelah adanya kesepahaman bersama dengan NATO mengenai perjanjian Greenland yang prospektif.