Pada tanggal 23 Januari 2026, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) Amerika Serikat merilis data terbaru tentang posisi bersih spekulatif untuk tembaga. Menurut laporan tersebut, angka tersebut telah mengalami penurunan dari 53,4 ribu menjadi 52,6 ribu.
Perubahan ini menunjukkan adanya sedikit pergeseran dalam spekulasi pasar terhadap komoditas tembaga, yang mungkin dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan perdagangan global. Pergerakan ini menarik perhatian para pelaku pasar yang senantiasa memantau perkembangan posisi spekulatif untuk membuat keputusan investasi yang lebih tepat.
Para analis memperkirakan bahwa dinamika ini dapat memicu respons dari para pedagang dan investor yang cermat terhadap tren harga dan volume perdagangan tembaga di minggu-minggu mendatang. Dengan demikian, pergerakan posisi ini merupakan salah satu indikator penting yang dapat digunakan untuk menilai sentimen pasar terhadap komoditas ini secara umum.