Futures minyak mentah WTI naik menjadi $61,2 per barel pada hari Senin, melanjutkan tren kenaikan hari Jumat dengan keuntungan melebihi 2% di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Situasi di Timur Tengah diawasi dengan ketat setelah muncul laporan tentang kelompok kapal induk serang AS yang ditempatkan di dekat Iran, sebagai bagian dari peningkatan kehadiran militer akibat ketegangan yang meningkat dengan Teheran. Perkembangan ini memicu kekhawatiran akan kemungkinan eskalasi yang dapat mempengaruhi pasokan energi regional. Dalam hal perdagangan, ketidakpastian berlanjut setelah Presiden Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif 100% pada Kanada jika negara tersebut mengejar perjanjian dagang dengan China. Sementara itu, negosiasi yang difasilitasi oleh AS antara Rusia dan Ukraina berakhir tanpa resolusi, meskipun kedua pihak berkomitmen untuk melanjutkan diskusi pada akhir pekan berikutnya. Menyeimbangkan faktor-faktor geopolitik ini, ekspor minyak Kazakhstan diperkirakan akan kembali normal setelah perbaikan fasilitas tambat lepas pantai.