Dolar Kanada stabil di sekitar 1,37 terhadap dolar AS, menghentikan kenaikan baru-baru ini mendekati level tertinggi bulanan. Stabilitas ini disebabkan oleh harga minyak yang lebih kuat dan prospek kebijakan domestik yang konsisten, yang semakin diimbangi oleh kekhawatiran yang muncul kembali terkait perdagangan dan isu geopolitik. Mata uang Kanada terus didukung oleh sektor energi, karena harga minyak mentah naik akibat beberapa faktor: penurunan ekspor minyak bakar Rusia, gangguan produksi di wilayah utama AS, dan pengiriman Venezuela yang lebih sedikit ke China. Pengetatan pasokan bahan bakar dengan kandungan sulfur tinggi ini menguntungkan neraca perdagangan Kanada, menempatkannya sebagai pemasok minyak mentah terbesar ke Amerika Serikat. Sementara itu, tren inflasi telah mengurangi kemungkinan pelonggaran moneter dalam waktu dekat. Indeks Harga Konsumen utama berada di 2,4%, di atas target 2% Bank of Canada, meskipun ukuran inflasi inti telah melemah, menunjukkan bahwa suku bunga kebijakan akan tetap di 2,25% untuk jangka waktu yang lebih lama. Namun demikian, apresiasi dolar Kanada terbatas oleh ketegangan perdagangan yang muncul kembali setelah Presiden Trump mengancam akan memberlakukan tarif 100% pada barang-barang Kanada jika Ottawa melanjutkan perjanjian perdagangan dengan China.