Indeks Nikkei 225 turun sebesar 0,7%, jatuh di bawah angka 54.000, sementara Indeks Topix yang lebih luas mengalami penurunan moderat sebesar 0,1%, menetap di 3.650 pada hari Kamis. Penurunan ini memperpanjang kerugian sesi sebelumnya seiring dengan penjualan besar-besaran saham teknologi global yang berlanjut. Kehati-hatian investor berasal dari kekhawatiran tentang valuasi yang tinggi, investasi besar dalam AI, dan potensi gangguan terhadap model bisnis perangkat lunak tradisional. Secara khusus, SoftBank Group mengalami penurunan signifikan lebih dari 6% setelah anak perusahaannya yang bergerak di bidang desain chip, Arm Holdings, gagal memenuhi perkiraan penjualan lisensi kuartal ketiga fiskal. Beberapa perusahaan teknologi lainnya mengikuti, termasuk Kioxia yang turun 6,8%, Advantest 4,7%, Fujikura 4,1%, dan Diso Corp 4,5%. Sebaliknya, Panasonic mengalami lonjakan luar biasa hingga 15,2%, meskipun telah merevisi turun proyeksi laba setahun penuh karena meningkatnya biaya restrukturisasi. Selain itu, Renesas Electronics naik 5% setelah mengumumkan keputusannya untuk menjual bisnis Timing-nya kepada SiTime seharga $3 miliar.