Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris bertenor 10 tahun telah melonjak ke 4,6%, menandai titik tertinggi sejak pertengahan Oktober. Kenaikan ini disebabkan oleh meningkatnya ketidakpastian politik, yang telah memberikan tekanan pada utang jangka panjang menjelang pengumuman kebijakan Bank of England hari ini. Selisih imbal hasil antara obligasi bertenor dua dan 10 tahun telah melebar ke margin terluas sejak 2018, menunjukkan peningkatan premi jangka dan kekhawatiran investor. Ketegangan politik diperburuk oleh penunjukan Perdana Menteri Keir Starmer terhadap Peter Mandelson sebagai duta besar Inggris untuk AS. Asosiasi masa lalu Mandelson dengan Jeffrey Epstein telah memicu pengawasan dan menimbulkan kekhawatiran baru tentang stabilitas kepemimpinan Starmer. Sementara itu, Bank of England diperkirakan secara luas akan mempertahankan suku bunga acuan pada 3,75%. Para pelaku pasar sangat menantikan risalah, panduan ke depan, dan wawasan tentang prospek inflasi dan pasar tenaga kerja. Meskipun para pembuat kebijakan menyarankan bahwa langkah suku bunga berikutnya kemungkinan akan turun, terdapat ketidakpastian yang signifikan mengenai waktu, kecepatan, dan sejauh mana siklus pelonggaran potensial.