Rand Afrika Selatan melemah hingga hampir 16,2 per USD, menandai titik terendahnya sejak 21 Januari. Penurunan ini disebabkan oleh penguatan dolar AS dan penurunan harga logam mulia, terutama emas dan platinum, yang merupakan ekspor utama Afrika Selatan. Selain itu, aversi umum terhadap risiko berdampak negatif pada mata uang tersebut, karena volatilitas yang terus-menerus di pasar global biasanya membuat investor menghindari pasar negara berkembang pada saat-saat seperti ini.