Brasil melaporkan surplus perdagangan sebesar USD 4,34 miliar pada Januari 2026, menandai peningkatan sebesar 85,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan signifikan ini terutama didorong oleh penurunan besar dalam impor. Impor turun sebesar 9,8% menjadi USD 20,8 miliar, dengan penurunan paling mencolok terlihat pada industri ekstraktif, yang turun sebesar 30,2%. Impor pertanian dan peternakan juga mengalami penurunan sebesar 28,7%, dan impor dari industri transformasi menurun sebesar 8,2%. Penurunan impor ini tercermin di beberapa mitra dagang utama, termasuk Argentina (-13,6%), Amerika Serikat (-10,9%), China (-4,9%), dan Uni Eropa (-11,5%).
Sebaliknya, ekspor turun sedikit sebesar 1%, dengan total USD 25,1 miliar. Terdapat penurunan sebesar 3,4% dalam penjualan industri ekstraktif dan penurunan sebesar 0,5% dalam ekspor industri transformasi. Namun, penurunan ini sebagian diimbangi oleh peningkatan sebesar 2,1% dalam ekspor pertanian. Di antara ekspor, terdapat penurunan signifikan dalam penjualan ke Argentina (-24,5%), Amerika Serikat (-25,5%), dan Uni Eropa (-6,2%), sementara ekspor ke China meningkat secara signifikan sebesar 17,4%.