Futures gandum di Amerika Serikat telah melampaui $5,35 per bushel, mendekati puncak dua bulan sebesar $5,40 yang tercatat pada 29 Januari. Pergerakan harga ini mencerminkan risiko pasokan yang terus-menerus. Kembalinya cuaca dingin yang parah di Dataran AS dan bagian selatan Rusia baru-baru ini telah memicu kembali kekhawatiran tentang kerusakan musim dingin, yang mempengaruhi tanaman yang sudah tertekan. Kekhawatiran pasokan ini diperburuk oleh kondisi kering sebelumnya yang membatasi penutup salju pelindung di wilayah pertumbuhan penting. Di wilayah Laut Hitam, kondisi cuaca buruk dan tantangan logistik yang berkelanjutan terus menghambat kegiatan ekspor. Selain itu, ketidakpastian seputar kuota ekspor Rusia yang akan datang telah meningkatkan ekspektasi bahwa ketersediaan gandum global bisa menjadi lebih terbatas seiring berjalannya tahun pemasaran. Akibatnya, angka ekspor AS tetap kuat karena konsumen global beralih dari rute Laut Hitam akibat ketegangan militer yang berasal dari konflik antara Rusia dan Ukraina.