Pada hari Senin, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang bertenor 10 tahun meningkat sekitar 5 basis poin, mencapai 2,27%. Perkembangan ini mengikuti kemenangan signifikan Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa, dipimpin oleh Perdana Menteri Sanae Takaichi. LDP meraih dua pertiga kursi mayoritas di majelis rendah, memberikan Takaichi mandat yang jelas untuk menerapkan kebijakan fiskal ekspansif. Langkah ini diperkirakan akan berdampak negatif pada yen dan obligasi pemerintah Jepang, sementara berpotensi memberikan dorongan pada ekuitas. Menurut NHK, penyiar publik, koalisi Takaichi mengamankan 352 dari 465 kursi di Dewan Perwakilan, dengan LDP sendiri memenangkan 316 kursi. Hasil pemilu ini telah meningkatkan ekspektasi untuk kebijakan fiskal yang lebih longgar dan kemungkinan pengurangan pajak. Perkembangan potensial ini baru-baru ini menyebabkan beberapa kekhawatiran di pasar keuangan Jepang, terutama terkait dengan meningkatnya utang negara. Takaichi juga diharapkan untuk mengejar agenda konservatif, yang mencakup penerapan undang-undang imigrasi yang lebih ketat dan regulasi yang lebih ketat pada kepemilikan tanah.