Pada Januari 2026, penjualan sepeda motor di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 3,1% secara tahunan, mencapai puncak tiga bulan sebesar 577.763 unit. Pertumbuhan ini terjadi meskipun ada perlambatan yang signifikan dari kenaikan 14,5% pada Desember. Ini merupakan bulan keenam berturut-turut pertumbuhan tahunan, didukung oleh penurunan suku bunga sebesar total 150 basis poin yang dilakukan oleh bank sentral sejak September 2024, ditambah dengan inisiatif strategis pemerintah untuk merangsang permintaan domestik. Pada tahun sebelumnya, penjualan sepeda motor meningkat sebesar 1,3% dari 2024, mencapai total 6,4 juta unit. Meskipun laju pertumbuhan ini mengalami sedikit penurunan dari kenaikan 1,5% tahun sebelumnya, angka ini masih berada dalam kisaran target 6,4 hingga 6,7 juta unit yang ditetapkan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI). Secara bulanan, penjualan mengalami pemulihan signifikan pada Januari, melonjak 25,08%, membalikkan penurunan 11,7% yang tercatat pada November.