Imbal hasil obligasi US Treasury tenor 10 tahun turun menjadi 4,21% pada Senin, membalikkan kenaikan sebelumnya seiring membaiknya sentimen risiko menjelang pekan yang padat rilis data ekonomi AS. Data tersebut akan membantu mengukur kekuatan perekonomian AS dan mempertajam ekspektasi terhadap arah kebijakan Federal Reserve, dengan fokus khusus pada laporan ketenagakerjaan yang tertunda, serta data CPI dan penjualan ritel.
Saat ini pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan bulan Maret, dengan pemangkasan suku bunga pertama kemungkinan terjadi pada Juni dan satu langkah penurunan lagi berpotensi menyusul pada September. Mendukung nada yang lebih konstruktif, ekspektasi inflasi satu tahun ke depan pada Januari turun ke level terendah dalam enam bulan, sementara rumah tangga juga melaporkan kekhawatiran yang lebih rendah terkait kondisi pasar tenaga kerja.
Sebelumnya pada sesi perdagangan, imbal hasil Treasury sempat naik setelah laporan bahwa regulator Tiongkok mendesak bank-bank domestik untuk mengurangi kepemilikan US Treasuries, dengan alasan risiko konsentrasi dan meningkatnya volatilitas pasar.