Harga kakao turun di bawah $3.900 per ton, level terendah sejak Oktober 2023, karena pasar menimbang lemahnya permintaan global terhadap peningkatan pasokan. Minat beli yang melemah telah menyebabkan penumpukan stok di kalangan produsen utama, terutama di Ivory Coast dan Ghana. Data terbaru menunjukkan bahwa kedatangan kakao di pelabuhan Ivory Coast mencapai 1,263 juta metrik ton hingga 8 Februari, dihitung sejak awal musim pada 1 Oktober, turun 4,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada akhir Januari, StoneX memproyeksikan surplus kakao global sebesar 287.000 ton untuk musim 2025/26 dan 267.000 ton untuk 2026/27. Dari sisi produksi, para petani di Ivory Coast melaporkan kelembapan tanah yang memadai, dengan hujan yang akan datang diperkirakan semakin memperkuat hasil panen dan mendukung produksi biji berkualitas tinggi. Meski demikian, mereka menyampaikan kekhawatiran bahwa kondisi penyimpanan yang buruk merusak kualitas biji, dan beberapa petani enggan memanen buah yang sudah matang karena khawatir tidak akan menerima pembayaran.