Impor Selandia Baru meningkat pada Desember 2025, mencapai 7,60 miliar dolar, naik dari 7,15 miliar dolar pada November 2025. Kenaikan ini menunjukkan adanya penguatan permintaan terhadap barang-barang luar negeri pada akhir tahun.
Data resmi yang diperbarui pada 28 Januari 2026 tersebut menandai percepatan aktivitas impor dibanding bulan sebelumnya, yang bisa mencerminkan meningkatnya kebutuhan bahan baku, barang konsumsi, atau investasi menjelang pergantian tahun. Meski detail komposisi impor tidak disampaikan, lonjakan dari 7,15 miliar ke 7,60 miliar dolar dalam satu bulan memberi sinyal adanya dinamika baru dalam arus perdagangan Selandia Baru menjelang 2026.