Tingkat pengangguran di Selandia Baru kembali meningkat pada kuartal IV 2025, meski hanya secara tipis. Data terbaru yang diperbarui pada 3 Februari 2026 menunjukkan bahwa pengangguran tercatat di level 5,4%, naik dari 5,3% pada kuartal III 2025.
Kenaikan 0,1 poin persentase ini menandai kelanjutan tekanan di pasar tenaga kerja Selandia Baru, meskipun pergerakannya relatif moderat. Perubahan ini berpotensi menjadi perhatian bagi pelaku pasar dan pembuat kebijakan, karena dapat mencerminkan perlambatan permintaan tenaga kerja atau penyesuaian di sektor-sektor tertentu dalam perekonomian.
Dengan tren pengangguran yang bergerak naik dari kuartal sebelumnya, pelaku pasar akan mencermati rilis data ekonomi berikutnya untuk menilai apakah kenaikan ini bersifat sementara atau awal dari pelemahan yang lebih berkelanjutan di pasar kerja Selandia Baru.