Intervensi valuta asing (forex) Rusia tercatat semakin dalam pada Februari 2026. Data terbaru yang diperbarui pada 4 Februari 2026 menunjukkan indikator intervensi forex berhenti dan mencapai posisi -226,8 miliar, melebar dari posisi sebelumnya -192,1 miliar yang tercatat pada Januari 2026.
Kenaikan defisit dari -192,1 miliar menjadi -226,8 miliar dalam kurun satu bulan ini mengindikasikan intensifikasi keterlibatan otoritas Rusia di pasar valuta asing. Meskipun rincian lebih lanjut terkait tujuan spesifik intervensi ini tidak disertakan dalam data, pelebaran angka negatif tersebut biasanya mencerminkan peningkatan penggunaan cadangan atau instrumen lainnya untuk menstabilkan nilai tukar atau mengelola volatilitas di pasar keuangan.
Perubahan tajam dalam indikator intervensi forex ini akan menjadi sorotan pelaku pasar, khususnya investor yang memantau dinamika rubel dan kebijakan moneter Rusia di awal 2026.