Inflasi inti di Zona Euro, yang diukur dengan HICP ex Energy & Food (Harmonised Index of Consumer Prices tanpa komponen energi dan makanan), kembali melunak pada awal tahun. Untuk periode Januari 2026, indikator ini tercatat berada di level 2,2% year-on-year, sedikit lebih rendah dibandingkan 2,3% pada Desember 2025.
Data yang diperbarui pada 4 Februari 2026 ini menunjukkan bahwa tekanan harga inti—yang kerap menjadi acuan penting untuk menilai tren inflasi yang lebih berkelanjutan—terus bergerak turun secara bertahap. Mengingat angka yang disajikan merupakan perbandingan tahunan (year-on-year), penurunan dari 2,3% ke 2,2% mengindikasikan bahwa laju kenaikan harga di sektor-sektor selain energi dan pangan mulai lebih terkendali dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Bagi pelaku pasar dan pengambil kebijakan, tren ini dapat dibaca sebagai sinyal bahwa proses pengetatan inflasi di Zona Euro mulai menunjukkan hasil, meski laju perlambatan inflasi berjalan secara bertahap. Perkembangan berikutnya akan sangat diperhatikan untuk melihat apakah tren penurunan inflasi inti ini berlanjut dan berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter di kawasan tersebut.