Belanja kartu kredit di Selandia Baru menunjukkan pembalikan arah yang jelas pada awal tahun ini. Data terbaru yang diperbarui pada 23 Februari 2026 mencatat pertumbuhan tahunan (year-on-year) sebesar 1,0% pada Januari 2026, berbalik dari kontraksi 0,2% yang terjadi pada Desember 2025.
Menurut metodologi perbandingan tahunan, angka aktual Januari 2026 mencerminkan perubahan pengeluaran kartu kredit dibandingkan dengan Januari tahun sebelumnya, sementara data sebelumnya menggambarkan perubahan Desember 2025 terhadap Desember setahun sebelumnya. Peralihan dari -0,2% ke 1,0% ini mengindikasikan bahwa konsumen di Selandia Baru mulai meningkatkan penggunaan kartu kredit mereka pada awal 2026 dibandingkan tren akhir 2025.
Kenaikan tersebut berpotensi dibaca sebagai sinyal membaiknya sentimen belanja rumah tangga, meskipun konteks yang lebih luas—seperti inflasi, kondisi pasar tenaga kerja, dan kebijakan suku bunga—akan tetap menjadi faktor penting dalam menafsirkan kekuatan permintaan domestik ke depan.