Inflasi inti (Core CPI) Singapura pada Januari 2026 tercatat melambat menjadi 1,00% secara tahunan (year-over-year), turun dari 1,20% pada Desember 2025. Data terbaru yang diperbarui pada 23 Februari 2026 ini menunjukkan tekanan harga inti yang lebih jinak di awal tahun, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Angka aktual Januari 2026 menggambarkan perubahan harga konsumen inti dibandingkan Januari tahun lalu, sementara data Desember 2025 merefleksikan perubahan harga terhadap Desember tahun sebelumnya. Perlambatan dari 1,20% ke 1,00% ini dapat mengindikasikan berkurangnya tekanan inflasi di komponen inti yang umumnya mengecualikan harga-harga yang paling bergejolak, dan menjadi salah satu acuan penting dalam pemantauan dinamika harga di perekonomian Singapura.