Bank of Israel kembali mempertahankan suku bunga acuan pada level 4,00% dalam keputusan suku bunga untuk periode Februari 2026. Keputusan ini menandai kelanjutan tingkat suku bunga yang sama seperti pada keputusan sebelumnya di Januari 2026, ketika suku bunga juga ditetapkan di 4,00%.
Dengan tidak adanya perubahan antara periode Januari dan Februari, bank sentral Israel tampaknya memilih sikap menunggu dan melihat (wait and see) terhadap kondisi ekonomi dan inflasi domestik. Stabilitas pada tingkat 4,00% tersebut menunjukkan bahwa otoritas moneter belum melihat alasan yang cukup kuat untuk melakukan pengetatan atau pelonggaran tambahan pada saat ini.
Data ini diperbarui terakhir pada 23 Februari 2026 dan menjadi rujukan penting bagi pelaku pasar, investor, serta analis yang memantau arah kebijakan moneter Israel ke depan, khususnya terkait ekspektasi suku bunga dan dampaknya terhadap biaya pinjaman, konsumsi, serta investasi di negara tersebut.