Bank of Japan (BoJ) mencatat perlambatan inflasi inti, dengan BoJ Core CPI turun ke 1,7% year-over-year per pembaruan data 25 Februari 2026, dibandingkan 1,9% pada periode sebelumnya. Indikator ini mengukur perubahan harga konsumen inti dengan membandingkan bulan yang sama terhadap tahun lalu, sehingga memberikan gambaran tren inflasi yang lebih berkelanjutan.
Penurunan dari 1,9% ke 1,7% YoY ini mengindikasikan tekanan harga yang mulai mereda dibandingkan bulan sebelumnya ketika inflasi inti masih lebih tinggi terhadap basis tahunan yang sama. Bagi pelaku pasar, pergerakan ini dapat dibaca sebagai sinyal bahwa dinamika inflasi Jepang tetap moderat, di tengah sensitivitas tinggi terhadap setiap perubahan yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter BoJ ke depan.
Dengan inflasi inti yang bergerak turun, fokus investor dan analis akan tertuju pada bagaimana BoJ menimbang data ini dalam menentukan langkah-langkah kebijakan berikutnya, termasuk sikap terhadap stimulus moneter yang selama ini menjadi ciri utama perekonomian Jepang.