Produk domestik bruto (PDB) Singapura pada kuartal IV 2025 tercatat tumbuh 2,1% secara kuartal-ke-kuartal, melambat dibandingkan capaian sebelumnya yang berada di level 2,6%. Data terbaru ini, yang diperbarui pada 26 Februari 2026, menunjukkan bahwa laju ekspansi ekonomi pada akhir 2025 mulai kehilangan momentum dibandingkan dengan kuartal-kuartal sebelumnya.
Menurut metodologi perbandingan yang digunakan, angka aktual 2,1% mencerminkan perubahan PDB pada kuartal berjalan dibandingkan kuartal sebelumnya, sementara angka sebelumnya 2,6% menggambarkan pertumbuhan di kuartal sebelumnya dibandingkan kuartal yang mendahuluinya. Pelemahan ini memberi sinyal bahwa meskipun perekonomian Singapura masih berada di jalur ekspansi, tekanan terhadap aktivitas ekonomi mulai terasa menjelang pergantian tahun. Investor dan pelaku pasar kini menunggu rilis data berikutnya untuk menilai apakah perlambatan ini bersifat sementara atau awal dari tren yang lebih panjang.